Machinery
JAKARTA:
Tristar Institute
Telp/Fax: 021-53151389.
Flexi; 021-49111425. 
IM3: 085775501848
Simpati: 081318230199. 
PIN BB: 24ED6A75 - 2A8798AE 
Fren: 08883271088.
PIN BB:3298F492
Simpati: 081231071701.
PIN BB: 2AEB02F6
Komplek Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-32-33. Serpong - Tangerang

SURABAYA:

Kursus Wira Usaha
Jln. Raya Jemursari 234 & 244. Surabaya.
Telp: 031-8480823. 081295743779, 085851118650, 087703365283
PIN BB: 28D8E523, 5399098E, 5D817E40

Info Mesin: 031-8499799 

HP:082139081968 -  PIN 20EE107D
 088217296097 -  PIN BB: 3159B656 
 08883203340 - 081216641483.

Tristar Machinery TEC.
Telp: 031-52403038-39.
HP: 082330853729 - PIN BB: 32F31662
HP: 088852727994 - PIN BB; 3277F9F9
Tunjungan Electronic Centre Lantai 3 
Jalan Tunjungan no 5-7. Surabaya - Indonesia. 

Video Gallery

logoculinary.png

TTA

tristar royal GIF

Belajar Menjadi Juragan Bakso di Tristar Institute

Workshop Menjadi Juragan Bakso di Tristar Institute 



Yuyun Anwar Bimbing 12 Peserta Workshop Praktik Membuat Aneka Resep Bakso Skala Rumahan


LEMBAGA Pendidikan dan Pelatihan Tristar Institute menghelat ”One Day Training dan Workshop Menjadi Juragan Bakso” bersama Yuyun Anwar di Laboratorium Teknologi Pangan Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya pada Sabtu (20/02/2016).

Workshop Menjadi Juragan Bakso itu diikuti 12 peserta yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Kediri. Para peserta workshop itu adalah Waskitho W, Zainal Arifin, Nuricha, Suriyati, Farida, Eva Susanti, Eny Risnaini, Lilis,  Ang Suyani, Akbar Khemal T.A., dan Reni Suwandawarni.



Peserta workshop menaruh ekspektasi tinggi terhadap Yuyun Anwar yang menjadi instruktur workshop menjadi juragan bakso. Pasalnya, Yuyun sudah dikenal luas sebagai instruktur berpengalaman sehingga kehadirannya dimanfaatkan betul oleh peserta workshop untuk menimba  ilmu seputar sisik melik cara membuat aneka bakso berikut kuahnya hingga mencari tahu bagaimana kiat memasarkannya.

Peluang usaha bakso daging (sapi atau ayam) masih menjanjikan. Bakso daging sapi, khususnya, adalah jenis makanan yang paling digemari karena memiliki pasar ganda baik sebagai pelengkap hidangan maupun hidangan utama.



Sebagai pelengkap, bakso daging sapi sering menemani mie ayam, oseng-oseng, nasi goreng, cap jay, sup dan makanan lainnya. Sementara sebagai menu utama, bakso dihidangkan dengan kuah yang disajikan dari level bawah yakni kelas gerobak sampai kelas resto dan hotel berbintang.

Usaha bakso daging sapi lengkap dengan kuah siap saji mudah dijumpai di mana-mana. Beberapa jenis bakso yang seringkali dijual adalah bakso malang yang lengkap dengan menu tambahan yang variatif. Begitu juga bakso solo atau wonogiri.


Saat ini juga banyak berkembang aneka jenis bakso siap saja dalam bentuk resto franchise (di-franchise-kan), seperti bakso kepala sapi, bakso cak man, bakso kota, bakso cak eko untuk skala resto menengah.
”Sedangkan jenis bakso resto skala besar dan mewah seperti bakso lapangan tembak atau bakso ino banyak dijual di tempat strategis seperti bandar udara atau mall besar. Sementara jenis gerobak bisa dikelola oleh perorangan atau kelompok,” kata wanita paro baya yang berhijab ini kepada peserta workshop, Sabtu (20/02/2016) siang.

Usaha bakso daging dalam bentuk kemasan dan curah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar non siap saji, misalnya untuk kebutuhan rumah tangga, pedagang nasi goreng atau penjual mie hingga pasar modern (supermarket dan hypermarket).


Bentuk usaha ini bisa dimulai dari skala rumahan sampai skala pabrikan. Bakso diwadahi dalam kemasan kecil atau besar sesuai kebutuhan. Rata-rata pemain yang bergerak di sektor usaha ini didominasi sejumlah perusahaan besar.

Selain mengulas peluang pasar bakso, Yuyun Anwar juga menjelaskan bahan baku dan bahan tambahan (additive) untuk membuat bakso daging terutama daging sapi. Semua bagian dari daging sapi bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bakso. Jenis daging yang digunakan bisa memakai daging segar di pasar tradisional atau daging sapi beku yang didatangkan dari mancanegara (daging impor).



Daging ayam dada tanpa kulit dan tulang, bisa digunakan sebagai substitusi daging sapi yang mahal. Memilih jenis daging ayam bagian dada sangat penting karena rasa daging yang relatif netral dibanding bagian lain seperti paha.

Tepung, bisa menggunakan tepung tapioka/aci/kanji atau sagu. Hanya saja harga tepung sagu lebih mahal dibanding tapioka. Es berfungsi sebagai pembentuk adonan lebih lunak dan untuk mempertahankan suhu adonan tetap dingin sehingga kandungan proteinnya tidak rusak.


Bumbu untuk menambah citarasa antara lain gula, vitsin, bawang putih, bawah merah dan lain-lain. Selain itu, untuk membuat bakso daging juga ditambahkan additive seperti tepung modifikasi (modified flour) agar penampilan bakso lebih bagus, fosfat untuk makanan (bahan tambahan ini diaplikasikan untuk penyeimbang dan restrukturisasi daging yang sudah dipotong) dan ISO (Isolated Soya Protein). Bahan tambahan ini (ISO) berfungsi sebagai pengikat atau binder atau emulsifier yang mengikat minyak (lemak) dengan air sehingga menjadi adonan yang kompak dan tidak pecah.

Dalam kesempatan itu, Yuyun Anwar  juga menjelaskan manajemen praktis pembuatan bakso yang tepat mulai pembelian bahan baku, additive, bumbu dan tepung hingga pengemasan dan penyimpanannya.

Peserta juga dikenalkan mesin mincer, mesin mixer dan mesin cetak bakso yang praktis dan efisien. Pasalnya mesin cetak bakso itu bisa mencetak butiran bakso dengan cara cepat dengan ukuran sama sesuai keinginan.



Sementara itu untuk mengemas bakso digunakan plastik vacuum berbahan PE dengan sistem vacuum yang menyedot udara di dalam kemasan. Kelebihan dari sistem ini  membuat umur simpan bakso lebih panjang saat ditaruh di ruang pendingin (freezer).

“”Mengingat workshop ini bertujuan melahirkan juragan-juragan bakso yang baru, maka peserta juga saya ajarkan cara menghitung harga jual bakso dan analisis usaha membuat bakso daging halus kress, bakso daging murah meriah, bakso daging murah antisusut, bakso urat (jamur), dan bakso gepeng termasuk kuah bakso sapi yang lezat,” terang Bu Yuyun sapaan akrabnya.

Anda berminat belajar membuat mie aneka resep bakso daging sapi untuk usaha sekaligus menjadi seorang juragan bakso terkenal, silakan menghubungi Tristar Institute cq Akpar Majapahit Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, sekarang juga.

500-an polisi saksikan demo pembuatan tempe dan nugget tempe


Demo Pembuatan Tempe dan Nugget Tempe Disaksikan 500-an Polisi  


Matoa Group Sukseskan Acara Pembekalan dan Latihan Ketrampilan Pegawai Negeri pada Polda Jatim


MATOA GROUP melalui salah satu unit usahanya yakni Divisi Teknologi Pangan Tristar Institute turut menyukseskan acara Pembekalan dan Latihan Ketrampilan Pegawai Negeri pada Polda Jatim Tahun Anggaran (TA) 2016 yang dihelat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim selama dua hari, tanggal 23 dan 24 Maret 2016.

Pada acara tersebut Majapahit Tourism Academy (MATOA) Group  mendapat jatah satu stand berukuran 3 x3 M2 di area Gedung Mahameru. Kehadiran MATOA Group di Mapolda Jatim tidak sendiri, karena masih ada perwakilan dari sejumlah perusahaan yang diundang untuk meramaikan kegiatan tersebut.

Di antaranya adalah Bank BRI dan BRI Medika, Bank Yudha Bhakti, Bank Woori Saudara, Bank BTPN, Alfamart, Pertamina (UMKM Pertamini), Kebun Sayur Surabaya, Kebab Turki Babarafi, dan produsen pakan ternak, obat-obatan (poultry) sekaligus pemasok bibit ayam day old chicken (DOC) CV Gavin Corporation.

Tim marketing dari  MATOA Group yang terdiri dari Monica Berliana Sulindra dan Tutik Styowati dengan dibantu seorang teknisi dari CV  Tristar Machinery (unit usaha MATOA Group yang lain) memanfaatkan acara tersebut untuk mengenalkan berbagai keunggulan kampus Akpar Majapahit dan Tristar Institute kepada sejumlah pejabat teras Mapolda Jatim beserta jajarannya dan tamu undangan yang hadir.

Selain membagikan brosur Program Studi D3 Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit dan jadwal kursusan di Tristar Insitute, tim marketing dari MATOA Group juga men-display sejumlah peralatan masak jenis portable seperti blender, mixer, food processor, mesin es puter sederhana, alat penggorengan untuk usaha skala rumahan (home industry).

Tidak hanya itu, MATOA Group juga men-display produk olahan tempe dan nugget tempe hasil kreasi Lydia Nursanti AMd.Par dan Ir Indah  Fitriana dari Divisi Teknologi Pangan Tristar Institute.

Sesuai susunan acara yang dibuat pihak Panitia, perwakilan dari MATOA Group juga mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu sekaligus mendemonstrasikan cara membuat tempe dan nugget tempe untuk usaha skala rumahan di hadapan 500-an polisi dan pegawai negeri pada Polda Jatim TA 2016 yang akan memasuki masa persiapan pensiun (MPP). 

Dalam demo pembuatan tempe dan nugget tempe, Lydia Nursanti AMd.Par bersama Ir Indah Fitriana dengan dibantu dua orang asistennya, Angga Saputra dan Barizil Anwar, bahu membahu menyiapkan peralatan masak serta bahan pembuatan tempe dan nugget tempe.

Dalam kesempatan itu, Lydia Nursanti yang dipercaya menjadi nara sumber oleh Panitia, menjelaskan seputar sisik melik bagaimana membuat tempe yang enak, bergizi dan higienis, maka biji kedelai yang dipilih harus berkualitas, jangan lupa perhatikan masalah kebersihan air, jaga kebersihan selama pengerjaannya dan itu semua mesti didukung oleh kualitas ragi tempe yang baik. 

Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Kedelai menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu dan tempe. Tempe merupakan hasil fermentasi terhadap biji kedelai yang menggunakan jamur Rhizopus oligosporus, sedangkan ragi tempe adalah bahan campuran yang berperan penting dalam proses fermentasi. 

”Fungsinya untuk mempercepat fermentasi kedelai menjadi tempe. Fermentasi terjadi karena tumbuhnya jamur Rhizopus oligosporuspada kacang kedelai,” terang Santi, sapaan akrab Lydia Nursanti sambil mengajak beberapa anggota polisi untuk tampil sekaligus praktik langsung bagaimana membuat tempe yang enak, bergizi dan higienis.

Selain melibatkan anggota polisi dalam praktik pembuatan tempe, kepada 500-an orang peserta Pembekalan dan Latihan Ketrampilan Pegawai Negeri pada Polda Jatim TA 2016, Lydia Nursanti dan Indah Fitriana juga berbagai ilmu cara membuat nugget tempe yang tidak kalah enaknya dengan nugget dari daging giling.

Nugget merupakan olahan daging yang terbuat dari daging giling yang dicetak dalam bentuk potongan. Beberapa makanan beku ini disebut dengan frozen food. Sementara itu, nugget tempe merupakan hasil olahan tempe dengan daging dan beberapa bahan lain, yang kemudian dikemas dan dibekukan untuk selanjutnya dipasarkan dalam bentuk beku (frozen).

”Nugget tempe yang kami perlihatkan kepada peserta pembekalan dan latihan ketrampilan pegawai negeri pada Polda Jatim ini merupakan hasil kreasi dari tim Teknologi Pangan Tristar Institute. Begitu juga tempe yang kami buat H-1 sebelum presentasi ini, siap untuk digoreng dan bisa Anda nikmati bersama-sama,” ungkap Santi yang disambut applausdari peserta pembekalan di Mapolda Jatim, Kamis (24/03/2016).

Nah, untuk informasi lebih lanjut bagaimana membuat tempe dan nugget tempe yang enak, bergizidan higienisserta layak untuk diusahakan dalam skala rumahan (home industry), Anda bisa menghubungi Sdri. Lydia Nursanti AMd.Par atau Ir Indah Fitriana di Kampus Akpar Majapahit, Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya Telp. (031) 8433224-25, 8480821-22, sekarang juga.

Chef Budiono Ajarkan Teknik Memasak Bebek Ungkep, Chef Yanuar Berbagi Resep Masakan ’’Fried Chicken’’

Pelatihan Masak di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit


Chef Budiono
Ajarkan Teknik Memasak Bebek Ungkep, Chef Yanuar Berbagi Resep Masakan ’’Fried
Chicken’’



KESIBUKAN Laboratorium Praktik Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No.244 Surabaya tampak pada Sabtu (27/02/2016) pagi hingga siang hari.Sedikitnya ada tiga kelas praktik yang dihadiri peserta pelatihan.
Kelas pertama, pelatihan membuat es puter –rasa kopyor, nangka da kacang hijau-- diikuti tiga oang peserta dengan menghadirkan Chef Kristian Paskaharuyanto sebagai instrukturnya. Ketiga peserta pelatihan es puter itu adalah Mimin (Pangkalan Bun, Kalteng), Syairun Krisnawangsa (Malang) dan Aris Tamtomo (Bangil Kab. Pasuruan).

Kelas berikutnya adalah pelatihan masak membuat bebek ungkep, ayam (goreng) kalasan dan ayam (goreng) pemuda. Pelatihan masak ini diikuti lima orang peserta, yakni Imelda Anastasia, Anton Sugiharto, Vicky Sidarta, Erni Sulistyowati, dan Debby Tia.
Dalam pelatihan masa membuat bebek ungkep, ayam kalasan dan ayam pemuda kali ini, peserta kursusan dibimbing langsung oleh Chef Budiono Koeswandi sebagai instruktur dan dibantu Didik sebagai asistennya.

Kepada peserta pelatihan, Chef Budiono, mengenalkan bahan-bahan dan bumbu yang dibutuhkan untuk memasak bebek ungkep, ayam kalasan dan ayam pemuda dengan tekstur daging empuk dan citarasanya yang enak.
Hasil pengolahan bebek ungkep, ayam kalasan dan ayam pemuda di dapur uji, kemudian disajikan dengan sambal dan lalapan segar berupa irisan tomat, mentimun dan daun kemangi, sehingga menggoda selera untuk menyantapnya.

”Usai praktik masak ini, kami ingin membuka usaha rumahan dengan menu bebek ungkep, ayam kalasan dan ayam pemuda dalam  resep seperti diajarkan instruktur dari Akpar Majapahit,” kata Erni Sulistyowati kepada kru www.culinarynews.info di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit.
Sementara itu, di kelas yang berbeda, Chef Yanuar Kadaryanto dengan dibantu Arjun sebagai asistennya, berbagi resep masak fried chicken lengkap ala franchise terkenal yakni ayam crispy, karage, katou dan strip.



Setelah dikenalkan bahan dan bumbu memasak fried chicken yang gurih dan reyah, enam orang peserta pelatihan yakni Dyah Rachmawati, Ivania Yoke, Emmilliya Yosephine Sugiarto, Timothi, Dian Amalia dan Ghelak Oktianirma langsung praktik di dapur uji Akpar Majapahit, Lantai 3 Graha Tristar.
Peserta semakin antusias mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan masak fried chicken mulai A sampai Z yang diajarkan langsung oleh Chef Yanuar bersama asistennya. Sistem pengajaran langsung praktik dengan dipandu Chef Yanuar merupakan nilai plus bagi peserta untuk cepat menyerap ilmu yang diajarkan oleh ahlinya.  

Nah, Anda tertarik dengan pelatihan masak di Laboratorium Praktik Akpar Majapahit, silakan menghubungi Sdri. Fembri, Prima dan Yarin dari Divisi Front Office (FO) Akpar Majapahit (031) 8433224-5, HP 0817321024, BB 2B4E0E95, sekarang juga.

Belajar Digital Printing Bersama Instruktur dari Tristar Institute

Belajar Digital Printing Bersama Instruktur dari Tristar Institute

M Asy’ari Berbagi Ilmu Digital Printing dengan Tiga Orang Peserta Workshop  


INSTRUKTUR dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Tristar Institute, M. Asy’ari SSn., kembali dipercaya untuk berbagi ilmu dengan tiga orang peserta Workshop Cetak Digital Printing dan Water Transfer Paper di Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya, Senin (29/02/2016) siang.
Peserta workshop cetak digital printing dan transfer water paper tersebut adalah Sofia Sriningsih (Surabaya), Jimmy Gregory (Surabaya) dan Muhammad Fadhil (Flores, Nusa Tenggara Timur).
Kepada peserta workshop, Asy’ari menjelaskan pengertian cetak digital printing, yang artinya secara umum adalah proses pencetakan gambar atau citra digital ke permukaan material atau media fisik.
Proses ini biasanya digunakan untuk pekerjaan pencetakan dengan volume (jumlah) terbatas. Dalam praktik orang awam mengenal dengan sebutan sablon manual. ”Sedangkan water transfer paper (cetak culik) sejauh ini dikelompokkan dalam dua jenis yakni water transfer paper atau dekal transper paper dan hot transfer paper,” ujarnya.

Water transfer paper adalah jenis kertas yang penggunaannya dicetak dengan jenis tinta yang tidak luntur karena air (waterproof), misalnya tinta toner (laser) tinta fotokopi atau tinta sublimasi. Jenis tinta  ini dapat ditransfer di atas berbagai macam bidang dengan berbagai cara yang disesuaikan dengan bahan yang kita pakai,” terang  Asy’ari kepada peserta workshop, kemarin siang.
Selain water transper paper, orang mengenal hot transfer paper. Untuk hot transfer paper hanya cocok dicetak dengan tinta sublimasi. Jenis tinta ini hanya dapat ditransfer ke media yang telah di-coating atau di atas bahan kain jenis polimer, atau dapat juga bahan katun yang telah dilapisi polimer cair atau pasta.
Masih menurut Asy’ari, mencetak dengan teknik transfer water paper (cetak culik) tidak harus membeli alat sendiri yang mahal harganya, tetapi Anda cukup membeli kertasnya saja dibawa ke copy berwarna langsung tempel. Secara umum cetak ke berbagai media tekniknya sama hanya perekatnya yang berbeda.

Dalam hal ini yang perlu Anda perhatikan dalam teknik cetak culik adalah (a). Untuk pembuatan stiker dapat langsung dengan  plastik VINIL stiker atau sejenisnya, (b). Untuk kain atau kanvas dapat menggunakan lem tekstil seperti NF atau sejenisnya, (c). Bila ditransfer di atas kain yang sering dicuci, sebaiknya Anda menggunakan tinta SUBLIME, dan (d). Di atas bahan yang tidak mungkin dioven seperti kayu, helm, atau mobil sebagai anti goresnya, maka pekerjaan selanjutnya harus di-VERNIS.

Sementara itu untuk teknik cetak hot transfer paper, maka peralatan yang harus tersedia adalah mesin pres yang telah dilengkapi kamera, computer, printer, mesin pres kaos dan mesin pres mug. Untuk bahannya sendiri, Anda harus menyediakan tinta sublime, kertas inkjet, kaos polyester dan mug.
Untuk hasil memuaskan dalam teknik cetak hot transfer paper, ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan seksama, yakni: (1). Media yang dapat dicetak terbatas pada material yang telah di-coating atau kain jenis polyester, (2). Media cetak harus tahan panas hingga 160-180*C atau 360*F, (3). Media cetak harus rata atau dapat dipres dengan baik, dan (4). Hasil akhirnya tidak perlu divernis.
Anda tertarik mengikuti Workshop Cetak Digital Printing dan Water Transfer Paper, silakan menghubungi Tim Marketing Tristar Institute cq. Kampus Akpar Majapahit, Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031). 8433224-5, sekarang juga.

Kisah Dra Sri Wahju Hartati M.Pd., Kursus Masak di Tristar Institute (Naskah ke-2, Selesai)

Kisah Dra Sri Wahju Hartati M.Pd., Kursus Masak di Tristar Institute


Chef Haris Berbagi Cara Membuat Bakso Halus, Bakso Kasar, Siomay, Tahu Bakso, Kuah Bakso dan Sambal Bakso (Naskah ke-2 dari Dua Tulisan)


USAI mengikuti kursus private membuat aneka noodle di Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya, Rabu (02/03/2016), Dra Sri Wahju Hartati M.Pd., kembali mengikuti kursus privat membuat bakso halus, bakso kasar, siomay, tahu bakso, kuah bakso dan sambalnya pada Kamis (03/03/2016) siang.

Kursus private satu paket lengkap bakso yang meliputi enam resep dengan dibimbing langsung oleh instruktur Tristar Institute Haris Suseno dengan dibantu Abdul Rozy, sebagai asistennya.


Kepada kru www.culinarynews.info, Sri Wahju Hartati menuturkan, tekadnya belajar membuat aneka noodle (mie telur/mie basah, mie kering, mie sayur, hingga pangsit mie ayam) dan private satu paket lengkap bakso mulai bakso halus, bakso kasar, siomay, tahu bakso, kuah bakso dan sambalnya di Tristar Institute, dua hari berturut-turut, karena ingin ”mengguncang” Lumajang.

Wanita paro baya ini bertekad membuat sajian pangsit mie ayam dan bakso yang berbeda dengan yang ada di Lumajang, baik dari aspek cita rasa, tekstur hingga cara penyajiannya setelah belajar di Tristar Institute.

”Saat ini, saya baru membuka café & resto di pusat kota Lumajang, dengan menyajikan pangsit mie ayam, salad buah, juice, sup buah, yang terintegrasi dengan toko buah-buahan yang dikelolanya beberapa tahun silam,” ujar ibu dari tiga anak tersebut di sela kursus private paket lengkap bakso.

Sri Wahju Hartati yang merupakan mantan Kepala Sekolah SMAN Yosowilangun Jatiroto Lumajang ini tidak mau duduk manis setelah masa pengabdiannya di dunia pendidikan berakhir. 


Meskipun sudah pensiun sebagai abdi negara dan abdi masyarakat (PNS), wanita berjilbab ini ingin terus berkarya dengan mengapresiasi hobinya masak memasak (kuliner) dengan membuka café & resto di pusat jajanan rakyat dan kuliner Lumajang, dengan melibatkan menantu sebagai asisten dan beberapa karyawan.

Sri Wahju termotivasi belajar noodle, karena tidak puas dengan cita rasa pangsit mie ayam dibuat sebelum kursus private, dinilai masih kurang kompetitif. Begitu juga saat belajar membuat mie sendiri (peralatan membuat noodle sudah punya meski masih manual) hasilnya juga masih belum memuaskan dirinya.

”Dalam hati, saya masih kurang sregdengan produk mie yang saya buat sendiri sebelum ikut kursus private noodle di Tristar Institute. Nah setelah ikut kursus di sini, saya merasa tercerahkan dengan tips dan trik yang diberikan instruktur, baik ketika praktik membuat aneka noodle maupun membuat satu paket lengkap bakso dari A sampai Z,” terang Sri Wahju Hartati saat berdiskusi dengan Chef Haris Suseno, kemarin.

Dalam kesempatan itu Chef Haris menjelaskan, selama kursus private satu paket lengkap bakso, pihaknya menjelaskan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bakso yang kenyal, kuah daging sapinya jernih dan citarasanya  sedap mengingat kaldunya hasil dari memasak tulang kaki (sengkel) sapi.

Pada saat kursus private bakso ini, peserta diajarkan cara membuat bakso halus dari daging sapi dan bakso kasar (memadukan adonan daging halus dan tetelan daging sapi yang dicincang kecil-kecil).


Selain bakso, peserta juga belajar membuat siomay (isinya berupa olahan udang, ikan tengiri dan tepung yang sudah dibumbui plus irisan wortel, bawang prei dan kentang), membuat tahu bakso (isinya dari hasil olahan udang, ikan tengiri dan tepung yang sudah diberi bumbu ditambah irisan wortel, bawang prei dan kentang).


”Setelah selesai membuat bakso halus, bakso kasar, siomay dan tahu bakso, peserta kursus private asal Lumajang ini juga kami ajarkan bagaimana membuat kuah bakso yang sedap. Selain kuah bakso, kami juga mempraktikkan cara membuat sambal bakso yang teksturnya masih kasar sebagai ciri khas sambal tradisional warisan nenek moyang,” ujar Chef Haris Suseno.

Kaldu dari tulang kaki (sengkel) sapi yang dimasak beberapa jam sebelumnya menjadi pilihan utama demi mendapatkan citarasa kuah bakso yang sedap apalagi setelah ditambahkan bawang putih goreng, minyak bawang putih dan bumbu lainnya.

Untuk membuat bakso yang kenyal dan enak rasanya, selain faktor pemilihan daging, bahan pengenyal daging, tepung dan bahan pendukung lainnya seperti chicken powder dan bumbunya (bisa Anda beli di Toko 9), juga cara pengolahannya punya peranan penting.

”Penambahan bahan pengenyal daging –bisa Phosmix MP atau Sodium Tripoly Phosphate (STPP)—dan es batu 100 gram saat membuat adonan daging sapi untuk membuat bakso halus, akan menghasilkan pentol bakso yang kenyal, bertekstur halus dan enak rasanya,” terang Chef Haris lagi.


Begitu juga penggunaan Soda Kie S dan Soda Kie P yang bersifat sebagai pembantu pembentukan gluten sehingga tidak terasa keras tetapi kenyal. Pengaplikasian bahan pengenyalSodium Tripoly Phosphate (STPP) atau Phosmix MP 2,5 gram berfungsi sebagai pengenyal daging sehingga adonan daging utuk bakso halus yang diolah dengan mesin food processor tidak mudah menjadi bubur.

Nah, jika Anda tertarik menjadi peserta kursus wirausaha di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Tristar Institute, silakan menghubungi Tristar Institute cq Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, sekarang juga.


Kisah Dra Sri Wahju Hartati M.Pd., Kursus Masak di Tristar Institute (Naskah ke-1)

Kisah Dra Sri Wahju Hartati M.Pd., Kursus Masak di Tristar Institute

Chef Budiono Ajarkan Cara Membuat Mie Telur (Basah), Mie Kering, Mie Sayur dan Pangsit Mie 


LABORATORIUM  Praktik Tristar Institute Jl  Raya Jemursari No. 234 Surabaya, kembali menghelat kursus privat membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur dan pasit mie ayam pada Rabu (02/03/2016) siang.

Kursus private noodle yang diikuti Dra Sri Wahju Hartati M.Pd dari Lumajang ini dibimbing langsung oleh instruktur Tristar Institute Budiono Koeswandi dengan dibantu Abdul Rozy, sebagai asistennya.

Kepada peserta kursus privat tersebut, Chef Budiono, sapaan akrabnya, menerangkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat noodle mulai mie telur (basah), mie kering, mie sayur hingga pangsit mia ayam, sebelum praktik di Laboratorium Tristar Institute.



Untuk membuat mie yang enak untuk pangsit, selain faktor pemilihan tepung terigu dan bahan pendukung lainnya (bisa dibeli di Toko 9), juga cara pengolahannya punya peranan penting. "Tepung terigu sebagai bahan utama dalam pembuatan mie atau kulit pangsit, sebaiknya Anda gunakan tepung yang proteinnya tinggi agar diperoleh gluten yang tinggi untuk pembentukan mie" kata Chef Budiono.



Selain tepung terigu, ada bahan pendukung lainnya seperti Modified Starch Ultra Bond (MSUB) yang berfungsi untuk membantu agar adonan bisa elastis sehingga tidak mudah sobek. Disarankan, penambahan MSUB antara 5-15 persen dari jumlah tepung terigu yang dipakai.
Juga penggunaan Soda Kie S dan Soda Kie P yang bersifat sebagai pembantu pembentukan gluten sehingga tidak terasa keras tetapi kenyal. Begitu juga pengaplikasian bahan pengenyal Sodium Tripoly Phosphate (STPP) berfungsi sebagai pengenyal mie sehingga mie tidak mudah menjadi bubur.
Dalam praktik membuat noodle, kemarin,  peserta juga dikenalkan bahan pengawet makanan yakni Sodium Benzoat pada pembuatan mie telur (basah) agar tidak cepat rusak.



Selain itu, pihaknya juga memakaiCarboxy Methyl Cellulose(CMS) pada proses pemuatan mie kering sebagai pengikat bahan lain dan memberikan tekstur mie halus setelah direbus.”Tak lupa kami pun menggunakan garam untuk memberikan rasa asin dan membantu pembentukan gluten dari tepung terigu sehingga mie mudah dibentuk. Pewarna (makanan) juga perlu dilarutkan dalam air supaya pewarna itu mudah bercampur dengan adonan tepung terigu,” terang Dosen Culinary Akpar Majapahit itu.



Usai praktik membuat mie telur (basah), mie kering dan mie sayur, Chef Budiono juga mengajarkan cara membuat pangsit mie ayam. Untuk resep lengkap pangsit mie ayam, pekerjaan yang dilakukan adalah (1). membuat kulit pangsit,(2). isi pangsit, (3). kuah pangsit dan (4). tumisan ayam.
Salah satu rahasia membuat pangsit mie ayam adalah dari kuahnya. Untuk citarasa yang istimewa, sebaiknya  Anda membuat kaldu untuk kuah pangsit dari tulang kaki sapi (sengkel). Citarasa kuahnya memang berbeda dengan kuah pangsit dari daging dan tulang ayam.



Begitu juga ketika praktik membuat kulit pangsit yang renyah  saat digoreng bersama isinya, selain menggunakan tepung terigu yang tinggi kandungan proteinnya,merk Bogasari Kereta Kencana, misalnya, Anda mesti menambahkan Modified Starch Ultra Bond (MSUB), garam, telur ayam, minyak goreng dan air secukupnya."Terbukti kulit berikut isi pangsit crispy-nya terasa banget saat dicicipi usai digoreng" tandas Budiono sambil meminta peserta kursus juga mencicipi pangsit goreng tersebut.

Ditemui kru www.culinarynews.info, seusai kursus private noodle di Laboratorium Praktik Tristar Institute, Sri Wahju Hartati, merasa puas setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan membuat mie telur (basah), mie kering, mie sayur, dan pangsit mie ayam sejak pengenalan bahan, peralatan hingga mengolah bahan mentah menjadi pangsit mie ayam siap saji di Laboratorium Praktik Tristar Institute.


”Bekal kursus private di Surabaya yang diketahuinya setelah searching melalui internet itu akan saya praktikkan bersama dua orang anak buah saya yang sehari-hari menemani jaga stand pangsit mie ayam di pusat kuliner dan jajanan Lumajang,” kata ibu paro baya dengan tiga anak ini.
Setelah seharian belajar membuat noodle langsung dari ahlinya, pihaknya besok (Kamis, 03/03/2016) kembali mengikuti kursus private aneka bakso di Laboratorium Praktik Tristar Institute. Dengan bekal ilmu memasak ini saya optimistis jika usaha kuliner yang sedang saya rintis ini bakal sukses,” pungkas mantan Kepala Sekolah SMAN Yosowilangun Jatiroto tersebut.

Nah, jika Anda berminat menjadi peserta kursus wirausaha di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Tristar Institute, silakan menghubungi Tristar Institute cq Akpar Majapahit Jl Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, sekarang juga

Tristar Machinery Sediakan Berbagai Peralatan Masak Berkualitas

Mesin Pencetak Bakso, Es Puter, Sosis, Mesin Presto, Food Processor hingga Continuous Sealer Diminati Konsumen 


TRISTAR MACHINERYsalah satu unit usaha MATOA Group yang punya outlet di Jl Raya Jemursari No. 234 dan Jl Rungkut Mapan Utara Blok CA 24 Surabaya menyediakan berbagai jenis peralatan masak demi memenuhi kebutuhan konsumen setianya.

Selama Triwulan I tahun 2016 ini, permintaan berbagai jenis peralatan masak terus mengalir mulai mesin pencetak bakso, alat es puter manual, sausage stuffer (mesin filling sosis manual), mesin presto industri, freezer (mesin pendingin). food processor, blender, mixer, mini vacuum sealer, spiner, alat penapis minyak, cup sealer, hand sealer hingga continuous sealer

Setiap hari sedikitnya 10 calon konsumen yang datang langsung ke mari untuk mencari peralatan masak. Sedangkan calon konsumen lainnya terutama dari luar kota dan luar Jawa juga banyak yang menghubungi lewat telpon setelah mereka browsing internet.

”Selain tanya-tanya spesifikasi barang dan harganya, mereka juga menanyakan bagaimana pengiriman barang itu kalau pemesannya dari luar pulau,” kata Enny, Koordinator Marketing dari Tristar Machinery kepada kru www.culinarynews.info, di kantornya, Rabu (30/03/2016) siang.

Meningkatnya permintaan berbagai jenis peralatan masak belakangan ini tidak lepas dari gencarnya pihak Tristar Machinery memanfaatkan sistem penjualan melalui jasa media sosial (medsos), proaktif mengikuti pameran dan bersinergi dengan Tristar Institute maupun Laboratorium Praktik Akpat Majapahit (kelompok usaha di jaringan MATOA Group) yang rutin menghelat pelatihan dan kursusan masak.

Pekan lalu, misalnya, tim marketing MATOA Group menjadi salah satu peserta acara Pembekalan dan Latihan Ketrampilan bagi 500-an Polisi dan Pegawai Negeri pada Polda Jatim di Gedung Mahameru Mapolda Jatim. 

”Dalam kesempatan itu, pihak MATOA Group, selain membagikan brosur Program Studi D3 Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Akpar Majapahit dan jadwal kursusan di Tristar Insitute kepada tamu dan undangan, juga men-display sejumlah peralatan masak jenisportable seperti blender, mixer, food processor, alat es puter manual, alat penggorengan untuk usaha skala rumahan (home industry),” terang Enny di dampingi anggota tim marketing Tristar Machinery Desi, Sofyan dan Tony. 

H Nurdin Firmansyah,owner Binami Bakery Perumahan Sidokare Sidoarjo, misalnya, bersama asistennya memesan mesin continuous sealer yang dibandrol Rp 4,5 jutaan per unit di Tristar Machinery. Mesin sealer ini diaplikasikan untuk mengemas aneka roti yang diproduksi di rumah abah Nurdin, sapaan akrab H Nurdin Firmansyah, sebelum dipasarkan ke warung-warung dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Sidoarjo dan sekitarnya.

Untuk bisa memahami cara pengoperasian dan perawatan mesin continuous sealer, teknisi dari Tristar Institute, Bangkit menjelaskan cara kerja mesin continuous sealer yang untuk pengoperasiannya membutuhkan daya listrik sebesar 500 Watt kepada Nurdin dan asistennya. 

Mesin sealer merk Powerpack buatan China ini selain suhu (mulai 0-300 *C), kecepatan (0-13 meter permenit) dan lebarsealing-nya (6-15 mm) bisa diatur sesuai kebutuhan, juga dilengkapi dengan informasiexpired date yang langsung tercetak di plastik kemasannya.

Selain memesan mesincontinuous sealer, abah Nurdin juga memborong mesin filling sosis manual seharga Rp 3 jutaan per unitnya. ”Mumpung belanja di outlet Tristar Machinery Jl Raya Jemursari, saya pesan dua peralatan sekaligus yakni continuous sealer dan sausage stuffer (mesin filling sosis manual) berkapasitas 5 liter karena kedua alat tersebut memang saya butuhkan untuk mendongkrak produktivitas usaha yang sedang saya jalani,” ujarnya.

Tidak hanya abah Nurdin Firmansyah yang kemarin belanja di outlet Tristar Machinery, Bambang dari Kedurus Surabaya, juga tertarik untuk memesan mesin presto industri berkapasitas 6 kg yang dibandrol Rp 8 jutaan per unit. 

Mesin presto industri yang ditawarkan Tristar Machinery selain berkapasitas 6 kg (dengan 3 susun loyang), juga  ada yang berkapasitas 12 kg (5 susun loyang) dipatok Rp 9,8 jutaan dan satu lagi yang berkapasitas 25 kg (8 susun loyang) dihargai Rp 15,5 jutaan per unitnya.

Selain menanyakan spesifikasi barang dan harga, Bambang juga menanyakan layanan purna jual (after sales service) dan garansi pembelian. Menurut pihak Tristar Machinery, setiap produk yang dibeli ada garansi servis (sekitar 1 tahunan). Pembeli juga mendapat spare part berupa satu buah seal karet untuk dipakai cadangan. 

”Misalnya beli satu unit mesin presto, konsumen juga mendapatkan satu buah sealdari karet untuk cadangannya.Seal dari karet yang terpasang di mesin presto ini termasuk fast moving part,” tambah Sofyan dari tim marketing yang mendampingi Teknisi Tristar Machinery Bangkit kepada costumernya, kemarin.

Harga barang yang di-display di outlet Tristar Machinery hampir semuanya ada fasilitas diskonnya, maksimum 10 persen. Selain itu, untuk menarik pembeli, Tristar Institute juga melayani jasa antar gratis di wilayah Surabaya dan sekitarnya, untuk pembelian dengan nilai tertentu. 

”Sementara itu untuk pengiriman barang ke luar kota atau luar pulau, pembeli dikenakan biaya ekspedisi yang besar kecilnya disesuaikan dengan jauh dekat alamat kastemer dan ukuran (berat) barang yang akan dikirim,” pungkasnya. 
Nah, untuk informasi lebih lanjut seputar sisik melik peralatan masak untuk usaha skala rumahan (home industry), Anda bisa menghubungi Tim Marketing Tristar Machinery, Jl Raya Jemursari No. 234 Surabaya Telp. (031) 8433224-25,sekarang juga.

Belajar Masak 20 Resep Menu Catering di Tristar Institute

Pelatihan Paket 5 Hari Menu Catering di Tristar Institute 

Chef Haris Suseno Berbagi Ilmu Memasak 20 Resep Menu Catering kepada Peserta Kursusan



Pelaku bisnis catering mengungkapkan bahwa bisnis catering boleh dibilang tidak akan pernah mati sekalipun situasi perekonomian sekarang ini lagi gonjang ganjing. Pasalnya, bisnis catering ini merupakan bisnis jasa di mana citra pribadi sangatlah penting. Bisnis jasa identik dengan personelnya. Orang lebih percaya kepada pribadi tertentu yang kharismatik daripada lembaganya.

Hal pertama yang mesti diperhatikan adalah pebisnis ini tidak harus pandai memasak. Namun karena bisnis ini masuk kelompok jasa boga, maka siapa pun yang tertarik terjun di bisnis catering harus menaruh minat yang besar terhadap segala jenis masakan agar pelaku bisnis ini bisa menjelaskan kepada calon konsumen secara detail tentang menu dan masakan yang dibuat.

Selain itu, pengelola catering semestinya juga didukung oleh koki yang profesional dan keberadaannya punya citra baik untuk kalangan tertentu. Demi kesuksesan bisnis ini, pengelolanya tidak perlu harus jago masak. Tapi yang diperlukan adalah pengelolanya harus cinta kepada masakan karena itu adalah bisnis yang dilakoni.

Fakta empiris inilah yang mengilhami empat perempuan cantik asal Surabaya untuk memutuskan menjadi peserta pelatihan Paket 5 Hari Menu Catering di Laboratorium Praktik Tristar Institute Jl. Raya Jemursari No. 234 Surabaya, yang dihelat berturut-turut pada tanggal 21, 22, 23, 24 dan 26 Maret 2016.

Empat peserta pelatihan paket lengkap menu catering ini adalah Asih Prihastutik, Fransisca Widya, Sherly Angelina danTenny Theresia Luan. Selama pelatihan masak 20 resep menu catering pekan lalu, mereka dibimbing oleh Chef Haris Suseno dengan dibantu Rozy, asistennya.

Pada hari pertama pelatihan menu catering, peserta diajarkan tentang pengetahuan bahan, peralatan memasak dan teknik memasak menu catering yang mengacu pada standar industri. Setelah mendapat penjelasan singkat dari ahlinya, peserta pelatihan langsung diajarkan praktik membuat empat resep menu catering, yakni membuat zupa sup, pastel tutup, macaroni schotel dan spaghetti bolognaise.

Sedangkan pelatihan pada hari kedua, peserta dibimbing langsung untuk membuat sup asparagus, angshio hie bien, ayam canton danpudding caramel. Sementara itu pada hari ketiga, Chef Haris Suseno mengajarkan cara memasak sup cream jamur, chicken cordon bleu, bistik lidah dan salad buah.

Pelatihan pada hari keempat, peserta pelatihan belajar sekaligus praktik membuat menu masakan soto Makassar, cap jay, sapi lada hitam dan ayam rica-rica. Sedangkan pelatihan hari terakhir, Sabtu (26/03/2016), akhir pekan lalu, Chef Haris, sapaan akrab Haris Suseno, mengajarkan cara membuat sup sehat, gurami asam manis, ayam saos lemon dan cah daging kaylan kepada Asih, Fransisca, Sherly dan Tenny.

Kepada kru www.culinarynews.info, salah satu peserta pelatihan, Asih Prihastutik menuturkan, tekadnya belajar masak 20 resep menu catering bersama peserta kursusan yang lain di Tristar Institute, selain ingin menambah pengetahuan tentang masak memasak khususnya resep menu catering, dirinya juga ingin membuka usaha catering di rumah.

Berbekal ilmu dari Chef Haris Suseno, pihaknya optimistis jika niatnya merintis usaha catering bakal menemui kesuksesan apalagi dari pihak Tristar Institute juga terbuka untuk diminta masukan pasca pelatihan ini, sehingga menambah keyakinan dirinya demi mewujudkan mimpinya tersebut yakni punya usaha catering sendiri di rumah.

Sementara itu, Fransisca, Sherly dan Tenny memutuskan belajar masak 20 resep menu catering selama lima hari di Laboratorium Praktik Tristar Institute semata-mata ingin memperdalam pengetahuan kuliner dari ahlinya langsung. Siapa tahu dari hasil pembelajaran ini mereka kelak membuka usaha café & resto.

”Saya antusias mengikuti pelatihan Paket 5 Hari Menu Catering di sini karena ingin belajar 20 resep menu catering seperti yang telah diajarkan Chef Haris Suseno dan asistennya. Dari pengalaman empiris ini, saya optimistis dari bekal mengikuti pelatihan di sini, saya mulai ancang-ancang membuka resto,” ungkap Cece Tenny, sapaan karib Tenny Theresia Luan, seusai mengikuti pelatihan di Laboratorium Praktik Tristar Institute, akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Chef Haris Suseno kembali mengingatkan peserta pelatihan untuk terus mengkreasikan 20 resep menu catering yang telah diajarkan selama lima hari tersebut demi menambah khasanah masakan Indonesia sesuai selera Anda masing-masing. Usai pelatihan Paket 5 Hari Menu Catering tersebut, empat peserta kursusan itu juga mendapatkan sertifikat dari Tristar Institute yang diserahkan langsung oleh Chef Haris Suseno. 

Selain itu, setiap usai pelatihan, masing-masing peserta juga membawa pulang hasil masakannya yang dikemas dalam paper box. Hasil masakan tersebut diberikan sejak pelatihan pada hari pertama (Senin, 21/03/2016) hingga hari terakhir, Sabtu (26/03/2016), pekan lalu.

Nah, untuk informasi lebih lanjut seputar materi pelatihan Paket 5 Hari Menu Catering, Anda bisa menghubungi Staf Bagian Front Office Akpar Majapahit, Sdri. Fembri, Prima atau Yarin Jl. Raya Jemursari No. 244 Surabaya, Telp. (031) 8433224-5, HP 0817321024, BB 2B4E0E95, sekarang juga.

Kursus Aneka Olahan dari Buah Apel: Wine & Cuka Apel, Nata de Apel, Alkohol Food Grade.

Kali ini TRISTAR yang bertempatkan di Jl. Raya Jemursari 234, & 244 - SURABAYA mengadakan pelatihan aneka olahan apel: wine dari apel, nata de apple, alkohol dari buah apel hingga  pembuatan cuka yang berasal dari buah apel. Salah satu jenis buah yang cukup komersial adalah buah apel. Pada saat panen raya, produksi buah apel menjadi melimpah sehingga banyak yang terbuang dan busuk. Harga apel pun menjadi anjlok. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan adanya solusi pemanfaatan buah apel menjadi produk olahan yang dapat memperpanjang masa simpan serta dapat meningkatkan nilai ekonomis buah apel. Salah satu alternatifnya adalah dengan mengolah apel menjadi cuka apel atau apple cider vinegar. Cuka apel merupakan minuman hasil fermentasi buah apel segar. Melalui proses fermentasi, kandungan nutrisi buah apel menjadi bertambah kaya, terutama enzim dan asam amino yang memberikan khasiat penyembuhan.

 Salah satu jenis cuka yang cukup banyak diminta adalah cuka apel. Dalam rumah tangga, cuka apel biasanya digunakan sebagai penyedap dan penambah rasa asam alami pada masakan, namun selain itu cuka jenis ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan makanan, seperti daging, sayur, dan acar.Konsumen sering takut mengkonsumsi cuka apel karena mereka menderita sakit maag. Padahal, cuka apel tidak menyebabkan maag. Khasiat lain cuka apel yaitu dapat mengobati reumatik.Pada pelatihan kali ini selain banyak pertannyaan yang muncul, saat praktik pun para peserta turut langsung mencoba membuatnya bersama dengan instruktur. Instruktur kali ini adalah Bpk.Aji. Mereka begitu antusias dengan teori maupun cara pembuatannya.

Pengembangan usaha industry produk olahan buah apel seperti cuka dalam skala usaha kecil menengah memiliki prospek yang cukup baik dan layak untuk dikembangkan, mengingat potensi pasar yang mendukung dilihat dari banyaknya kegunaan cuka apel.

Dengan rinci penjelasan demi penjelasan telah diajarkan,Jika anda ingin belajar tentang Cuka Apel di TRISTAR,silahkan.

Untuk Info Lebih Lanjut Hubungi :

TRISTAR POLITEKNIK


GRAHA TRISTAR SURABAYA.
Jln. Raya Jemursari 234 & 244. Surabaya.
Tunjungan Electronic Center Lantai 3.
Telp: 031- 8480823. Flexi: 031- 81639991. PIN BB: 3277F9F9 & 28CCC1E0.
Hp: 082330853725 -  085733691548 -08885727994.
Fax.(031) 8432050
 
Jakarta: Komplek Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 33.
Serpong - Tangerang.
PIN BB: 2A8798AE - 27620702.
Flexi: 021- 49111425 - 44577958.
IM3: 085775501648
Simpati: 081318230199 - 081231071701.





KURSUS HOME INDUSTRI DG ANEKA MACAM KETERAMPILAN
COCOK UNTUK PERSIAPAN BUKA USAHA.

Pelatihan Cara Membuat Bata Ringan

Pelatihan Teknisi HP

Kursus Kerajinan Tangan Hantaran

Pelatihan Membuat Kue Tart dari Gabus & Hiasan nya dengan Teknik Air Brush

Pelatihan Cara Membuat Kecap Manis & Kecap Asin. Diajarkan mulai dari fermentasi singkat & fermentasi 1 bulan. Kecap sintetis dari air kelapa & air nira.

Pelatihan Jamu Gendong Beras Kencur, Sinom. Temulawak Dan Kunci sirih Untuk kesehatan. Materi: cara membuat jamu gendong, formulasi jamu gendong, sterilisasi wadah kemasan botol dan pengetahuan bahan baku. Demo pembuatan jamu gendong. 

Pelatihan Pasta Gigi Herbal dan Sabun Sirih. Materi: cara membuat ekstrak daun sirih dengan metode maserasi, pengetahuan bahan baku dan formulasi pasta gigi dan formulasi sabun sirih. Demo pembuatan pasta herbal dan sabun sirih secara sederhana.

Pelatihan Produksi Nata de Coco dan Nata de Pina
Minuman Nata de Coco diajarkan cara membuat starter. Diajarkan proses pengawetan dan pengemasan.

Pelatihan budidaya lebah madu (afis mellifera).
Materi: cara mengembala lebah yg efektip, cara membuat kandang, cara memperbanyak dan memindah koloni lebah, cara memanen madu secara optimal, cara pembuatan royal jelly, dan bee pollen, cara memeras madu yang benar, demo pembuatan sabun madu, transportasi AC, hotel, makan, snack, coffee break selama pelatihan, madu, sabun madu untuk dibawa pulang, setifikat dan buku kenangan. info; 031-8499799.  77213905 - 81959295. Raya Jemursari 244. Surabaya.

Pelatihan Cara Memproduksi Bata Ringan. 

Pelatihan Budidaya Walet Jinak.

Pelatihan Cara Produksi Minyak Goreng Sehat Berbasis Kelapa.
Teknik mengolah Minyak Goreng dengan System  Fermentasi, akan menghasilkan
minyak goreng yang sangat jernih, bening,  lebih sehat, harum &
gurih.
Membuat Camilan/Snack Aneka Rasa dari Limbah Minyak Goreng.
Demo mesin produksi minyak goreng sekala rumah tangga yang hemat energi.


Pelatihan pembuatan Ekstrak kunir Putih + Temulawak + Minuman Kesehatan
Materi: diajarkan teknik ekstraksi maserasi dan destilasi.

Pelatihan Cara Produksi Cuka Apel : Pembuatan cuka dan buah – buahan (apel, nanas, anggur, dll), sehingga mempunyai cita rasa yang khas untuk salad, acar, dan kesehatan.

Pelatihan Cream Massage Herbal Dari Ekstrak Cabe Rawit Dan Ekstrak Jahe.
Materi: Diajarkan cara pembuatan ekstrsk cabe rawit dan ekstrak jahe dengan metode maserasi dan destilasi, pengetahuan bahn baku dan formulasi cream massage herbal. Demo pembuatan cream massage.

Pelatihan Cara Membuat Ethanol sterno.
Materi: Pengetahuan bahan baku, cara membuat sterno padat, sterno gel,
teknik pencampuran bahan bakar menjadi sterno, Aplikasi untuk penghangat
masakan, bahan bakar ekonomis dan praktis cocok untuk camping.


Kursus Sablon Digital / Cetak Digital pada kain.
Diajarkan cara mendigitalising gambar melalui perangkat lunak (softwre
design), printing design sampai pengepresan gambar ke media kaos TC,
Flagchange dan media kain lainnya yang memenuhi standart cetak digital.

Pelatihan Cara Memproduksi Thinner.
Materi: Diajarkan pengetahuan bahan penyusun Thinner A, Thinner A Special, Thinner B, Thinner B Special Formula thinner supaya cepat kering tetapi gloss tidak hilang. Formula thinner untuk pengecatan saat musim hujan dan sebagainya.

Aneka Sabun Mandi Padat. Sabun Zaitun, Sabun Susu, Sabun Madu.
Diajarkan mulai proses dasar (NaOH + Coconut Oil). Sabun Transparan (Diajarkan dari bahan chipsoap), Sabun Aromatherapy.


Pelatihan cara produksi Lem Kuning & Lem Bening  PVC.
Pengetahuan
bahan: formula lem KW 1 & KW 2, cara blending, packing, aplikasi
lem kuning dan lem PVC. Pengetahuan rancang bangun pabrik lem.


Sablon Manual pada kertas, kaos, dan kain pakai tinta sablon biasa dan tinta
sablon timbul. Diajarkan mulai afdruk film, (negative film) dengan
teknik saput khusus.



Kursus membuat Sabun Bubuk Ekonomis, Supermatic Rendah Busa Untuk Mesin Cuci,
Liquid Detergent ( Sabun Cair untuk mesin cuci ) & Softener
(Pelembut Pakaian).


Aneka keripik : Keripik Pisang & Keripik Ketela. Keripik Singkong rasa : Balado, BBQ, Keju.

    
Aneka Minuman Dalam Kemasan: Sari Apel, Minuman Rasa Jeruk, Teh Dalam Cup Plastik, Jelly Cup, Pudding Jelly Konyaku & Jelly Drink.

  
Cara Pengolahan Limbah Cair Industri.
Diajarkan metode pengendapan, penanganan secara Chemical & Biologi. 
Peserta boleh membawa contoh limbah untuk konsultasi.  
 
Kursus membuat Sunblock (Krim wajah pelindung matahari) bisa untuk alas bedak, Day Cream, Peeling Cream.


PELATIHAN USAHA BUDI DAYA JAMUR TIRAM. 
Diajarkan
Rekayasa habitat Jamur untuk daerah panas/dataran rendah,  cara
pembuatan bibit, cara menanam bibit di baglog, praktek pembuatan baglog
dengan cara sederhana (work shop), Kunjungan ke Petani Jamur. Demo Masak
olahan Jamur Tiram.
Fasilitas : Transport ber AC, Makalah, Snack, Makan Siang, Baglog Jamur, Keripik Jamur

Selamat datang di Bina Usaha Mandiri

Selamat Datang di Bina Usaha Mandiri
Bina Usaha Mandiri adalah sebuah Perseroan yang bergerak dalam bidang pelatihan dan kursus industri. Meliputi Kursus Kue dan Masakan, Minuman, Handycraft, Sablon, Manajemen Usaha, Aneka Sabun, Pembersih, Seminar, Marketing. BUM terletak di Jl. Jemursari 240A.
Adapun juga beberapa bidang yang juga di cakup oleh BUM adalah : Pengadaan Alat Tulis Kantor, Mesin Industri Makanan, Mesin untuk Home Industri, Jasa Pembuatan Program Komputer, Jasa Pelayanan Cleaning Service, Ticketing, Pendidikan & Latihan Kerja, Industri makanan dan minuman, Biro konsultan, Manajemen industri makanan, Industri fabrikasi, Restpran dan Cafe, dan lain-lain.

Pencarian
Tristar Ameekom
Kursus Pengerjaan Elektrikal, HVAC, Elektronik, dan masih banyak lagi

Kunjungi Website kami untuk keterangan lebih lanjut
Who's online
There are currently 0 users and 1 guest online.
Online User